Panduan Wisata Bintulu

Bintulu

Bintulu merupakan wilayah divisi administratif yang terletak di antara Kuching dan Kota Kinabalu, tepatnya di negeri Sarawak, Malaysia. Kota terbesar keempat di Sarawak ini mendapat julukan Oil Town dan Energy Town of Sarawak karena di kota ini terdapat beberapa titik pertambangan minyak bumi, gas alam dan batubara. Bintulu juga menjadi pintu gerbang utama untuk pariwisata di wilayah sekitarnya seiring dengan tumbuhnya Bintulu sebagai kota pariwisata modern. Hal tersebut membuat Bintulu dijuluki sebagai Little Hongkong. Tertarik datang ke Bintulu? Simak beberapa spot wisata yang menarik untuk dikunjungi di bawah ini.

Terpopular

Bintulu Sejarah

Kesultanan Brunei Darussalam merupakan penguasa Bintulu pada masa lampau hingga pada tahun 1841, Sarawak diserahkan kepada Sir James Brooke, seorang petualang dari Inggris yang kemudian menjadi Rajah Sarawak yang pertama. Namun pada masa itu Bintulu masih menjadi kekuasaan Kesultanan Brunei Darussalam hingga akhirnya pada tahun 1861 wilayah Bintulu diserahkan kepada Sir Jamer Brooke dan menjadi wilayah bagian dari Sarawak. Kekuasaan Sir James Brooke turun temurun hingga pemimpin terakhir yang dipegang oleh Charles Vyner Brooke. Namun di tahun 1941-1945 Bintulu berada dalam kekuasaan Jepang. Pada tahun 1946, Charles Vyner Brooke kembali ke Sarawak dan memberikan Sarawak ke tangan Inggris yang menjadikannya sebagai wilayah koloni Inggris pada bulan Juli 1946. Pemerintahan kolonial tersebut berakhir pada tanggal 22 Juli 1963. Di tanggal 16 September 1963, Sarawak bergabung ke dalam Federasi Malaysia.

Yang dapat ditemui

Di Kampung Jepak, anda dapat melihat ragam kehidupan tradisional kampung nelayan ini. Monumen Dewan Negara juga bisa anda lihat di Bintulu untuk berwisata sejarah. Taman Tumbina dengan berbagai koleksi hewan dan pemandangan alamnya yang indah juga bisa anda jadikan tujuan wisata saat berada di Bintulu. Arsitektural Kuil Kuan Ying Tong yang merupakan satu-satunya kuil China di Bintulu juga tak kalah seru untuk dilihat. Berbagai festival yang diadakan setiap tahunnya juga sangat menarik untuk disaksikan seperti Bintulu Regatta, An Evening in Bintulu dan International Kite Festival Borneo.

Yang dapat dilakukan

Pantai Tanjung Batu merupakan spot yang cocok untuk bersantai, jogging maupun berjalan-jalan menikmati keindahan pantai yang menawan. Memancing ikan pun bisa anda lakukan sepuasnya di muara Sungai Kemena, Sungai Tubu, Tutau dan Jelalong. Untuk urusan belanja selalu ada tempat di setiap kota wisata, seperti halnya Bintulu yang memiliki kawasan pusat perbelanjaan utama yang bernama Medan Jaya. Berburu kuliner tradisional pun bisa anda dapatkan dengan mudah di Pasar Utama dan Pasar Tamu Bintulu. Pasar Malam Bintulu juga tak kalah seru untuk berburu berbagai kuliner lokal dan barang-barang khas lainnya.

Makanan yang harus dicoba

Belacan dan cincaluk merupakan makanan khas Bintulu yang berbahan dasar udang. Kedua jenis produk lokal ini bisa diolah menjadi berbagai masakan seperti sambal belacan dan kangkung belacan. Roti canai, nasi campur dan siew pau yang merupakan makanan khas Bintulu dengan daging babi juga bisa anda dapatkan di kota ini.

Bagaimana sampai ke Bintulu

Terbang ke Bintulu: Bintulu melalui jalan udara di layani oleh Bintulu Airport. Bintulu Airport terletak sekitar 5 km barat daya dari Bintulu. Taksi ke kota dari Bintulu Airport akan dikenakan MYR 35. Baca lebih lanjut tentang Bintulu Airport atau cari penerbangan ke Bintulu

Obyek wisata dekat Bintulu

Taman Nasional, Air terjun dan Alam: